Posted on 2 Comments

Mengenal Kain Sutera

Kain sutera atau sutra adalah salah satu dari jenis kain yang terkenal, kain sutera adalah kain yang berasal dari serat protein alami, kain sutera mempunyai tekstur halus, lembut namun tidak licin, yang paling umum adalah terbuat dari serat kepompong ulat sutra (kokon). Kepompong dihasilkan melalui metamorfosis ulat sutera menjadi ngengat (sejenis kupu-kupu tapi sayapnya kecil), empat dari banyak ngengat sutra yang paling umum dibudidayakan  adalah bombyx mori, hifophora cecropia, antheraea pernyi, dan samia cynthia.

Baca juga : Jenis-jenis kain.

Kain sutera
Ulat sutera
Ngengat ulat sutera
Kepompong / Kokon ulat sutera

1. Mengenal Kain Sutera

Sejarah panjang kain sutera, sutera liar pertama kali di temukan di daerah Mawangdui di Changsha, provinsi Hunan, China, dari Dinasti Han Barat, abad kedua Sebelum Masehi. Sutera komersial berasal dari kepompong ulat sutra yang dibudidayakan, yang dibiakkan untuk menghasilkan benang sutra berwarna putih tanpa mineral di permukaan. Beberapa Negara atau daerah yang yang memiliki sejarah panjang kain sutera adalah Negara Cina, India, Thailand, Bangladesh, Eropa, Mesir, Amerika utara. Yang kemudian saat ini kain sutera sudah dikenal luas di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia, dan di Negara Indonesia sendiri ulat sutera sudah dibudidayakan meskipun produksinya belum bisa memenuhi permintaan di dalam negeri, pasokan benang sutera dari dalam negeri hanya memenuhi sekitar 5% kebutuhan.

2. Pemanfaatan Kain Sutera

Kain Sutera Untuk Pakaian

Pakaian yang berasal dari kain sutera memiliki konduktivitas yang rendah membuat udara hangat tetap dekat dengan kulit ketika cuaca dingin, sehingga kain sutera  digunakan pada hampir semua jenis pakaian seperti kemeja, untuk dasi, blus, dipakai untuk pakaian formal, baju piyama, jubah, pakaian wanita, dan jilbab.

Kain Sutera Untuk Industri Mebel

Kilauan dan kesan elegant yang ada pada kain sutera membuatnya cocok untuk banyak aplikasi perabotan. Ini dipakai untuk pelapis, penutup dinding, perawatan jendela (jika dicampur dengan serat lain), permadani, tempat tidur dan hiasan dinding.

Kain Sutera Untuk  Industri

Sutra memiliki banyak kegunaan untuk keperluan industri dan komersial, seperti parasut, ban sepeda, sarung selimut dan tas mesiu artileri. Selain itu serat sutera juga dipakai dalam keperluan industri kesehatan misalnya untuk jahitan medis.

3. Warna Kain Sutera

Benang sutera

Warna dasar kain sutera umumnya berwarna putih apabila berasal dari ulat sutra bombyx mori, agar kain sutera bisa bermacam macam warna maka perlu dilakukan coloring atau pewarnaan, pewarnaannya sendiri ada dua cara yaitu menggunakan bahan alami dan ada pewarnaan yang menggunakan tehnik pencelupan zat asam.

Berikut variasi berbagai pilihan warna kain sutera setelah melalui proses pewarnaan atau coloring :

Kain sutera

4. Harga Kain Sutera

Menurur hasil survey pasar yang laristahijab dapatkan, saat ini benang sutera dari Cina dihargai sekitar Rp 870.000 per kg, sedangkan benang sutera lokal dijual di kisaran harga Rp 650.000 per kg. Untuk kain sutera murni 100% harga per meter kainnya berkisar Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Nah itu adalah sedikit informasi mengenai kain sutera dari laristahijab, semoga bermanfaat.

Baca juga : Jenis-jenis kain.

2 thoughts on “Mengenal Kain Sutera

  1. Wah.. ternyata banyak ya jenisnya ulat sutra, dan baru tau kalau kain sutra bisa digunakan untuk mebel..
    Dengan membaca artikel ini, aku jadi tahu kehebatan ulat sutra, ulat yang dianggap menggelikan bisa menciptakan benang yang harganya mahal..

    1. Senang bila artikelnya bermanfaat ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *