Posted on Leave a comment

Mengenal Kain Polyester, Kelebihan, dan Jenis-Jenisnya

Polyester adalah serat sintesis atau serat buatan yang zat komponennya juga terdapat pada minyak bumi atau ester, selain itu polyester dapat berasal dari PET (polyethylene terephthalate), bahan yang sama yang ditemukan pada botol minuman plastik. Maka banyak botol minuman plastik atau botol plastik bekas yang di recycle atau didaur ulang dengan cara memanaskannya kembali untuk mendapatkan serat polyester. Polyester dikenal sebagai bahan tekstil dikarenakan perawatannya yang simpel, juga dikenal sebagai bahan tekstil yang serbaguna yang dapat dipakai untuk berbagai macam kebutuhan  misalnya untuk bahan pakaian, perabot rumah tangga, peralatan komputer, tape recorder, isolasi listrik dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kain polyester

Kelebihan Kain Polyester

Kain yang berasal dari serat polyester ini dikenal tahan lama, tidak mudah kusut, dan lebih cepat mengering saat dijemur. Kelebihan lainnya adalah kain polyester lebih tahan terhadap berbagai bakteri, tahan air (water-resistant) dan juga tidak mudah menyusut ataupun melar setelah dipakai. Selain itu juga tahan terhadap pencucian yang menggunakan bahan kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik . Namun seperti jenis serat lainnya yang memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai bahan tekstil, polyester juga memiliki kekurangan yaitu tidak bisa menyerap keringat sehingga terasa panas saat digunakan di cuaca yang panas.  Bahan ini lebih cocok dipakai di tempat ber AC atau di daerah yang suhunya dingin. Untuk meminimalisir kelemahan tersebut, maka salah satunya yaitu dengan cara digabungkan dengan bahan lain misalnya katun sehingga disebut kain katun polyester (polycotton). Bahan serat polyester membantu mempertahankan bentuk dari kain itu sendiri sekaligus dapat membantu membuat kainnya tidak mudah kusut, atau tertmpel noda, sedangkan katun menyumbang daya serapnya dan kenyamanan terhadap kain tersebut. Selain itu sekarang ini sudah ada beberapa teknologi pakaian dari polyester yang bisa menyerap keringat seperti Dryfit yang berpori (kaos Nike) yang biasa digunakan untuk kaos Jersey Sepak Bola ataupun Sepeda.

Jenis-jenis Polyester:

1. PET (PolyEthylene Terephthalate)

Polyethylene terephthalate atau PET, adalah jenis serat yang paling populer dari polyester yang digunakan untuk bahan pembuatan kain. Untuk memproduksi PET polyester, ethylene glycol dicampur dengan asam tereftalat atau metil ester dengan katalis antimon. Dapat didaur ulang adalah keuntungan utama dari jenis serat ini serta dapat menghemat waktu yang cukup besar dalam proses produksi sebuah kain.

2. PCDT

PCDT polyester menggunakan kombinasi kimia yang disebut-poli 1, 4-cyclohexylene-dimethylene tereftalat. Jenis kain PCDT polyester tidak sepopuler PET, tapi tetap digunakan sebagai jenis polyester karena menawarkan ketahanan dan elastisitas kain yang lebih besar. PCDT polyester sangat cocok untuk produksi tekstil yang lebih berat seperti pembuatan tirai dan aksesoris furniture.

3. Benang

Benang juga temasuk serat polyester, beberapa macam serat digunakan untuk membuat jenis polyester ini. Benang filamen, benang pintal dan benang bertekstur yang diolah melalui proses khusus sehingga tercipta kain polyester dengan kualitas terbaik. Kain polyester yang terbuat dari benang ini memiliki tampilan yang lebih menyerupai kain alami daripada jenis lain polyester lainnya, meskipun masih sintetis.

Penggunaan Kain Polyester

Yang paling umum dan salah satu penggunaan awal dari kain polyester adalah untuk membuat pakaian, tas, sepatu, kain untuk interior, dan lainnya. Kain polyester telah memiliki banyak jenis di Indonesia, harganya pun lebih murah daripada beberapa jenis kain katun.

Kunjungi terus laristahijab untuk mendapatkan informasi dunia hijab, semoga bermanfaat ^_^.

Baca juga : Jenis-Jenis Kain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *