Posted on Leave a comment

Kain Rajut, Jenis Jenis Kain Rajut

Kain rajut adalah kain yang pembuatannya dengan cara menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya memakai sehelai benang. Dimana barisan benang yang berbentuk loop (lingkaran atau lengkungan) biasa digunakan sebagai kaitan antar benang. Merajut dalam bahasa inggris disebut ‘knitting”. Merajut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan tangan dan dengan menggunakan mesin. Beberapa contoh kain rajut yang dirajut dengan mesin yaitu kain jersey, mesh, berber, felt, handuk.

Kelebihan Kain Rajut

Dibandingkan dengan kain tenun, tingkat elastisitas dari kain rajut lebih baik. Kain rajut dapat mudah meregang disebabkan oleh loop-loop pada struktur kain tersebut. Tidak hanya itu, elastisitas nya yang tinggi juga memungkinkan si pemakai bergerak lebih bebas dan leluasa. Kelebihan lain dari kain rajutan adalah kain ini tidak mudah kusut saat digunakan, penyimpanan, atau pengepakan. Juga cocok digunakan untuk pakaian saat cuaca dingin. Namun, rajutan memiliki potensi lebih tinggi akan penyusutan jika dibandingkan dengan kain tenun.

Baca juga : Jenis-jenis kain.

Kain rajut

Jenis Knitt atau Rajutan

1. Single Knitt

Single knitt adalah rajutan jarum single, pemakaian hanya satu permukaan atau tidak dapat dibolak-balik. Jenis rajutan ini rapat, bahan padat, kurang alastis. Pada umumnya produk kaos yang beredar di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

2. Double Knitt

Double knitt adalah rajutan Jarum Double, maka penggunaannya dapat dibolak-balik. Jenis rajutan ini tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur atau elastis. Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini salah satunya pakaian untuk bayi dan pakaian untuk anak-anak. Ada sebagian orang menamai bahan ini dengan sebutan Interlock.

3. Lacoste

Lacoste adalah jenis rajutan tekstur atau rajutan corak. Penggunaan tidak dapat dibolak-balik. Jenis rajutan yang bertekstur, bulat, kotak, atau mirip segitiga kecil-kecil. Sebagian  ada yang menyebut bahan ini Pique atau Cuti, dan umumnya digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos kerah.

4. Striper atau Yarn Dye

Striper adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak bisa di bolak-balik. Jenisnya bisa Single knitt maupun double knitt. Finishing harus open set atau belah. Biasanya bahan ini umum dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa.

5. Drop Needle

Drop needle adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya bisa di bolak-balik. Jenis rajutan dengan tekstur garis lurus vertikal, lembut, dan elastis. Produk kaos ini banyak digunakan untuk kaos singlet.

Penggunaan Kain Rajut Dalam Hijab

Penggunaan kain rajut dalam hijab umumnya digunakan sebagai ciput atau bandana, karena rongga rajutan yang banyak sehingga tidak membuat kepala atau rambut panas / lembab.

Bandana rajut

Baca juga : Jenis-jenis kain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *