Posted on 2 Comments

18 Jenis Bahan Kain Untuk Jilbab

Bila kita membicarakan jilbab, terutama saat akan memilih atau membeli jilbab kadang kita bingung mau membeli jilbab yang mana, terbuat dari kain apa?? Untuk itu laristahijab akan membagikan tulisan tentang jenis jenis kain, yang diharapkan para hijabers maupun pembaca semakin memahami karakter, kelebihan dan kekurangan dari berbagai jenis kain

1. Kain Sutera

Kain sutera atau sutra merupakan kain yang terbuat dari serat protein alami, yang paling umum adalah berasal dari serat kepompong ulat sutra. Memiliki tekstur halus, lembut namun tidak licin. Kelebihan kain sutera yaitu bahan sangat nyaman karena dingin dan lembut serta cocok dipakai pada acara formal karena memberikan kesan elegant. Sedangkan kekurangan kain sutera yaitu kain mudah kusut serta membutuhkan perawatan khusus agar bias tahan lama, selain itu harga kain sutera relatif mahal.

Kain sutera

2. Kain Wolfis

Kain wolfis atau wolpeach merupakan kain yang tebuat dari campuran antara kain sutera, kain katun, dan serat sintesis (buatan). Kelebihan kain wolfis diantaranya tidak mudah kusut, tidak panas, nyaman, tidak menerawang. Sedangkan kekurangan dari kain wolfis yaitu terdapat banyaknya pilihan warna yang kadang malah membuat kita bingung untuk memilih.

Kain wolfis

3. Kain Satin

Kain satin adalah jenis kain yang ditenun dengan menggunakan tehnik serat filament sehingga memiliki ciri khas permukaannya mengkilap dan licin. Sedangkan bagian belakang kain biasa atau tidak mengkilap. Kelebihan dari kain satin diantaranya memiliki kesan elegant dan mewah karena bahannya mengkilap, selain itu bahannya lembut dan nyaman dipakai. Sedangkan kekurangan kain satin yaitu bahan tidak bisa dijahit dengan detail tinggi karena licin, selain itu akan merusak bahan.

Kain satin

4. Kain Katun / Kain Kaos

Kain kaos atau kain katun merupakan kain yang terbuat dari katun atau serat kapas alam, kain katun sendiri memiliki banyak jenis, yang bagus salah satunya katun jepang atau toyoba. Kelebihan kain katun yaitu elastis, adem, nyaman dipakai, mudah menyerap keringat. Kekurangan kain katun yaitu kain mudah melar setelah dicuci bebeberapa kali.

Kain katun

5. Kain Spandek

Kain spandek merupakan kain yang terbuat dari bahan non alami dan memiliki bermacam macam jenis, karakteristiknya yaitu memiliki efek mengkilap, meskipun tidak semua kain spandek seperti itu. Kelebihan kain spandex diantaranya mudah menyerap keringat sehingga tetap nyaman saat digunakan pada cuaca panas, sedangkan kekurangan kain spandek yaitu bahan mudah melar atau kendur apabila pencuciannya kurang tepat.

Kain spandek

6. Kain Sifon atau Chiffon

Kain sifon adalah kain yang terbuat dari bahan dasar kapas, sutera, dan serat sintesis, memiliki sifat tipis dan licin. Kelebihan kain sifon yaitu memiliki kesan elegant sehingga cocok untuk acara semi formal. Sedangkan kekurangan kain sifon diantaranya kurang cocok dipakai saat cuaca panas, kain relatif menerawang.

Kain sifon

7. Kain Hycon

Kain hycon merupakan kain yang karakteristiknya mirip kain sifon, hanya saja kain hycon lebih lembut, memiliki serat kain lebih rapat dan halus. Kelebihan kain hycon yaitu kain terasa lembut, bahan tidak jatuh dan mengembang. Kekurangan kain hycon diantaranya memiliki lebar kain yang kecil yaitu sekitar 115 cm.

Kain hycon

8. Kain Ceruti

Kain ceruti (ceruty) merupakan kain yang memiliki cirri khas tipis sehingga mirip kain sifon, perbedaannya permukaan kain ceruti mirip permukaan kulit jeruk namun halus. Kelebihan kain ceruti yaitu bahan memiliki sifat lembut, memberikan kesan mewah dan elegant. Kekurangan kain ceruti diantaranya akan kurang sesuai bagi anda yang menyukai kain dengan tekstur halus.

Kain ceruti

9. Kain Voile

Kain Voile merupakan kain yang memiliki sifat hampir sama dengan kain hycon yaitu halus dan lembut, ada yang terbuat dari bahan kapas, rayon, sutera, maupun polyester. Kelebihan kain voile yaitu bahan halus dan lembut sehingga nyaman dipakai dan cocok digunakan saat siang hari. Sedangkan kekurangan kain voile yaitu bahannya kurang lentur sehingga sulit dikreasikan.

Kain voile

10. Kain Higet / Hyget

Kain higet merupakan sejenis bahan kaos yang terbuat dari campuran polyester dan katun tetapi lebih tipis. Kelebihan kain higet yaitu kain jenis ini merupakan kain yang harganya murah. Untuk kekurangannya yaitu bahannya tipis dan kadang berkerut.

Kain higet

11. Kain Rayon

Kain rayon atau viscose / viskosa adalah bahan dari unsur kain pada jeans yang terbuat dari bahan sintesis yang kadang dicampur dengan bahan alam, jenis kain rayon yang biasanya digunakan untuk jilbab adalah rayon gerimis dan rayon super. Kelebihan kain rayon diantaranya bahan menyerap keringat sehingga cocok dipakai saat cuaca panas, memilik kesan casual, tekstur mudah diatur dan dikreasikan. Sedangkan kekurangan kain rayon yaitu bahan mudah kusut , kadang mudah luntur, menimbulkan bau kurang sedap apabila digunakan terlalu lama karena menyerap keringat.

Kain rayon

12. Kain Kashmir

Kain Kashmir atau Cashmere adalah kain yang terbuat dari serat binatang yaitu domba, nama cashmere sendiri diambil dari nama dataran tinggi  Kashmir di India. Kelebihan kain kashmir yaitu memiliki tekstur yang lentur dan hangat. Sedangkan Kekurangan kain kashmir yaitu memiliki bahan yang tebal sehingga kurang cocok apabila dipakai di saat cuaca panas.

Kain kashmir

13. Kain Polyester ( PE )

Kain polyester adalah kain yang terbuat dari bahan sintesis atau buatan, lebih tepatnya terbuat dari serat ester yang berasal dari minyak bumi. Kelebihan kain polyester diantaranya bahan tidak mudah kusut, tidak memerlukan perawatan khusus, cocok digunakan dimanapun. Sedangkan kekurangan kain polyester yaitu kemampuannya dalam meyerap keringat kurang bagus sehingga kurang cocok dipakai saat cuaca panas, selain itu tekstur  kain kurang lentur.

Kain polyester

14. Kain Jersey

Kain jersey adalah kain dari jenis tekstil rajutan dan terbuat dari katun atau juga katun dengan campuran bahan sintesis, berkarakter halus, lebih tebal dari spandex, rayon, dan tidak berbulu. Kelebihan kain jersey yaitu memiliki tekstur lembut dan ringan serta memberikan kesan jatuh saat dipakai, serta adem. Sedangkan kekurangan kain jersey yaitu membuat wajah pemakainya terlihat lebih berisi serta sifat kain menempel.

Kain jersey

15. Kain Rajut

Kain rajut berasal dari benang kemudian langsung dirajut dengan mesin rajut, bahan yang dipakai biasanya benang Polyester (PE), benang rayon. Kelebihan kain rajut yaitu cocok digunakan untuk bandana. Sedangkan kekurangan kain rajut diantaranya kurang cocok apabila dipakai untuk jilbab karena karakteristiknya kurang halus dan tebal.

Kain rajut

16. Kain Twiscone

Kain twiscone adalah kain yang mirip dengan kain sifon, tetapi lebih tebal, berat, dan berkarakter halus. Kelebihan kain twiscone yaitu tidak menerawang dan tidak menimbulkan bau meskipun berkeringat. Sedangkan kekurangan kain twiscone diantaranya kurang cocok digunakan di cuaca panas.

Kain twiscone

17. Kain Denim

Kain denim adalah kain yang sering dipakai untuk membuat jeans. Bahan denim terbuat dari material kain yang kuat dari bahan cotton twil. Kelebihan kain denim diantaranya bahan adem, sedikit kaku dan tidak terlalu lemas sehingga mudah dikreasikan. Kekurangan kain denim yaitu kurang tepat apabila dipakai pada acara formal.

Kain denim

18. Kain Crepe

Kain crepe adalah kain bertekstur yang terlihat kasar, berkerut, juga berkeriput, lebih tepatnya bertekstur seperti kulit jeruk. Kata crepe sendiri berasal dari bahasa perancis “crinkle” yang berarti kerut. Bahannya sendiri yang umum berasal dari benang sifon. Kelebihan kain crepe yaitu memiliki bermacam macam jenis kain misalnya crepe buble (bublepop), diamond georgette, dan yang lain, kain bersifat lentur dan nyaman. Kekurangan kain crepe yaitu tidak tahan lama jika terkena pancaran sinar matahari secara langsung, serta secara umum kain ini tipis.

Kain crepe

Sekian artikel tentang jenis jenis kain untuk bahan jilbab dan hijab dari laristahijab bila ada tulisan yang salah atau ada jenis kain baru yang kamu ketahui, silahkan menulis di kolom komentar, terimakasih.

2 thoughts on “18 Jenis Bahan Kain Untuk Jilbab

  1. Informasinya sangat membantu

    1. Terimakasih, semoga bermanfaat ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *